Hidup ini penuh dengan warna-warninya.
Sudah pasti ada warna yang kita suka dan ada warna yang kita tak suka juga ada warna yang kita hanya so so saja. Terpulang kepada keadaan...
Tapi kot mana pun suka atau tak suka atau so so kita tetap kena hadap. Wajib hadap mengikut kemampuan dan kebijaksanaan akal fikiran kita yang Allah berikan. Guna sebaiknya!
Kadang-kadang dalam hidup ni orang kata kita telah tinggakan sesuatu yang menyakitkan kita...sebenarnya bukan kita tinggalkan atau kita telah pergi....tapi kita sebenarnya Kembali kepada diri kita yang asal.
Ya...kita tidak Pergi, tapi kita cuma Kembali kepada keadaan asal kita sebelum sesuatu perkara menyakitkan atau rasa trauma itu berlaku...haaaa gituuu.
konsep pergi meninggalkan tu tak sesuai sebab kita bukan pergi...kita cuma merenung ke dalam diri dan mengenalpasti apa kesilapan yang kita lakukan dan kita membuat keputusan untuk kembali kepada diri kita yang sebenar..iaitu diri kita yang asal sebelum kita mengenal perkara atau situasi yang menyakitkan itu..sebelum kita diulik oleh suatu lena yang panjang..sebelum kita diganggu oleh perasaan atau situasi yang membuat kita kecewa itu...atau sebelum kita "jatuh gaung" tu...haaaaa gitu.
Belajar kembali kepada diri kita yang asal bukan perkara mudah untuk dilakukan. Ia menuntut seribu satu rasa dan masa yang panjang. Cuma yang penting kita kena ikhlas dan kena istiqomah. Ikhlas itu merujuk kepada kita ikhlas untuk melepaskan segalanya dan kembali kepada diri kita yang asal....melepaskan semua rasa sakit yang perlu kita lepaskan...apa dia rasa sakit yang perlu kita kena lepaskan itu..rasa terluka, kecewa, sakit hati, marah, geram, meluat, menyampah dan sebagai nya lagi perkataan dan maksud yang sama....orang kata lepaskan segala rasa yang menyakitkan hati dan perasaan kita.
"Terkadang ada beberapa orang yang perlu kita beri jarak agar hati kita menjadi lebih nyaman. Ada beberapa orang yang harus kita silent agar fikiran kita jauh lebih tenang. Dan ada beberapa orang yang harus kita skip agar mental kita lebih aman. Bukan memutus silaturahim, hanya sekadar menghindari penyakit hati dan tercalarnya perasaan juga menutup peluang untuk mereka Kembali menyakiti..."
"Hari di mana aku mencarimu sudah berakhir, hari di mana aku menunggumu pun sudah berakhir...hari-hari itu sudah tiada lagi"
Kembali kepada diri yang asal itu pula merujuk kepada kita Kembali kepada diri kita sebelum situasi itu kita temui...hanya kita yang tahu bagaimana kita sebelum...contohnya jika kita sebelum itu bahagia dan aman tanpa sebarang gangguan perasaan..maka jadikan diri kita di tempat itu semula....caranya adalah LEPASKAN semua perkara yang mengikat dan membelenggu diri. Pasti rasa keamanan dan kedamaian itu akan kita temui semula.
Pantang kepada usaha untuk Kembali kepada diri kita yang asal adalah....MENOLEH Dan MERENUNG KE BELAKANG....ini memang kepantangan yang sangat besar...hehe..kecuali kita dah memang betul2 telah berada di titik kita yang asal yang kita sudah hilang rasa untuk perkara yang lepas itu...maka boleh lah kita berpaling ke BELAKANG..Tapi kalau kita dah sampai ke titik HILANG RASA...kita pun dah tak mahu toleh ke BELAKANG dah sebenarnya..banyak lagi perkara di depan yang membahagiakan dan menggembirakan yang menjadikan kita tak menyempatpun untuk berpaling...dah kenapa pula kita nak toleh ke BELAKANG..buang masa!
Grab yang di depan.
Sekadar coretan di pagi hari...
Wesak Day hari ni...ada masa berkarya sat sesambil healing minda.
RZH
Comments
Post a Comment